Badan Kesatua Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pembinaan Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat.Peserta pembinaan merupakan perwakilan jagabaya kalurahan seluruh Kapanewon di Kabupaten Gunungkidul sejumlah 50 orang. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Handayani dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan jagabaya dalam mengumpulkan informasi, melaporkan kejadian, dan menciptakan kondisi kambtimas yang kondusif.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Kasat Intelkam Polres Gunungkidul, AKP. Ismanto dengan materi deteksi dini dan cegah dini dalam rangka ketertiban masyarakat. Beliau menjelaskan berbagai kasus gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul dan menguraikan bagaimana tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah, menangkal dan menanggulangi gangguan kamtibmas tersebut. Secara umum situasi dan kondisi kamtibmas di Kabupaten Gunungkidul aman dan kondusif. Namun beberapa gangguan kamtibmas perlu mendapat perhatian khusus diantaranya covid 19, kejahatan jalanan, curanmor, gantung diri, virus PMK antrax, dan meningkatnya aktivitas politik jelang pemilu serentak
Narasumber kedua dari Posda Binda DIY di Gunungkidul yang menyampaikan materi berkaitan dengan teknik dasar intelejen. menyampaikan bahwa jagabaya mempunyai peran dalam pelaksanaan tugas intelejen khususnya pencegahan dan penanggulangan gangguan kamtibmas yakni bertugas memberikan peringatan dini untuk pencegahan, mengamankan kebijakan dan cipta kondisi wilayah. Fungsinya juga untuk penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.
Peserta sangat antusias memberikan tanggapan berupa pernyataan dukungan agar kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan adanya bimtek intelejen dan kewaspadaan dini secara berkala, teknik memahami psikologi pihak yang berkonflik, dan cara mengurangi resiko konflik.