Wonosari (9/05/2019) Penyuluhan P4GN yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gunungkidul melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di SMK Yappi Wonosari dan dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari siswa Kelas X dan XI. Sebelum acara penyuluhan dimulai, kegiatan diawali dengan melakukan deteksi dini (sidak) kepada siswa di kelas masing-masing. Siswa diminta untuk mengeluarkan isi tas mereka. Barang-barang yang tidak berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar diambil dan diserahkan kepada pihak sekolah agar diamankan.
Dalam penyuluhan hadir tiga narasumber, yakni dari Polres Gunungkidul, Pondok Rehabilitasi Elkana dan Ketua BNK Gunungkidul. Narasumber pertama adalah dari Polres Gunungkidul, Ipda Ngatimin. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan tentang tips agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, yaitu dengan selektif dalam pergaulan, memperkuat iman dan takwa, lakukan hobi serta aktivitas yang positif, berpikir jangka panjang terutama untuk masa depan dan jangan pernah mencoba narkoba. Narasumber selanjutnya adalah Ketua BNK Gunungkidul, DR. Drs. Immawan Wahyudi, MH. Beliau menyampaikan tentang bahaya narkoba terutama untuk generasi muda, sebab masa depan mereka sangat panjang. Selain itu peredaran gelap narkoba di Kabupaten Gunungkidul sudah sangat meresahkan. Menurut data dari BNN ada 11 kecamatan yang menjadi daerah perlintasan rawan dengan peredaran narkoba.
Narasumber terakhir adalah dari Pondok Rehabilitasi Elkana, Boni Nainggolan. Beliau menjelaskan mengapa penyalahgunaan narkoba harus kita perangi bersama. Selain dampak buruk bagi kesehatan, narkoba juga akan merusak masa depan kita. “Jadi mari kita hindari bersama, jangan pernah mencoba walaupun hanya sedikit”.