Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik selenggarakan kegiatan penguatan kapasitas ormas pada Minggu 23 Juni 2019 bertempat di Ruang Rapat I Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul. Dengan menghadirkan narasumber Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang diwakili oleh Kepala Bidang Politik dan Ormas, Mh Arkham Mashudi, S, STP dan dr. Ida Rahmawati,M.Sc.Sp.Kj dari RSUD Gunungkidul. Kegiatan diikuti oleh unsur Pimpinan Daerah Aisyiah Gunungkidul, Pimpinan Cabang Aisyiah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiah Gunungkidul, Ikatan Pelajar Muhammadiyah wanita.
Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH menyampaikan bahwa pendidikan keluarga harus didukung dalam keagamaan, semisal anak ketika akan menghadapi ujian jangan dilarang untuk mengaji maupun ikut TPA, karena dengan kecerdasan spiritual akan mendorong anak dalam keberhasilan di bidang pendidikan. Oleh sebab itu, pengamalan ajaran agama perlu ditingkatkan guna mendukung keberhasilan ketahanan keluarga.
dr. Ida Rahmawati,M.Sc.Sp.Kj dari RSUD Gunungkidul, menuturkan pentingnya mengkontrol gaya hidup di masyarakat. Gaya hidup yang sekuler sangat tidak kondusif untuk terjadi di Gunungkidul. Adanya degradasi moral yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul mengakibatkan angka pernikahan remaja, penyakit HIV/AIDS, kemiskinan, angka pengangguran, kekerasan dalam rumah tangga meningkat sehingga berimbas pada angka perceraian tinggi.
Kepala Bidang Politik dan Ormas, Mh Arkham Mashudi, S, STP menyampaikan perlu adanya dukungan kepada masyarakat dalam menerima arus informasi agar tidak mengikis kearifan lokal dan nilai di tengah masyarakat sehingga perlu kesiapan dalam menerima perubahan.
Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA) Gunungkidul terus mendorong terbentuknya ketahanan keluarga yang kuat dalam mencapai keberhasilan pembangunan, termasuk diperlukannya landasan hukum yang kuat serta terwujudnya wisata syariah di Kabupaten Gunungkidul dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang diharapkan dapat mencegah berbagai permasalahan sosial.