Wonosari (21/11/2019) Penyuluhan P4GN yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gunungkidul melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul di SMA Negeri 2 Wonosari dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari siswa Kelas X dan XI. Penyuluhan ini merupakan penyuluhan P4GN terakhir bagi pelajar di tahun 2019.
Sebelum acara penyuluhan dimulai, kegiatan diawali dengan melakukan sidak kepada siswa di kelas masing-masing. Siswa diminta untuk mengumpulkan masing-masing hp mereka di depan, mengeluarkan isi tas serta laci meja mereka. Barang-barang yang tidak berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar diambil dan diserahkan kepada pihak sekolah agar diamankan.
Acara ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Wonosari yang diwakili oleh Rinawati, S.PD. Beliau menyampaikan bahwa penyuluhan tentang narkoba ini akan sangat bermanfaat, karena dapat menjauhkan siswa dari penyalahgunaan narkoba. Dalam penyuluhan hadir dua narasumber, yakni dari Polres Gunungkidul dan Pondok Rehabilitasi Elkana. Penyampaian materi dipandu oleh moderator dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Irma Madyastuti Rahayu, S.STP. Narasumber pertama adalah dari Polres Gunungkidul, Iptu Gatot Sukoco, SH, MH. Beliau merupakan Kanit Bintibmas Polres Gunungkidul. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan tentang penanggulangan bahaya narkoba. Beliau mengajak para siswa agar berpegang teguh pada agama, mematuhi perintah guru dan orang tua, selektif dalam memilih teman, serta berpola hidup sehat. Beliau juga membawa contoh narkoba untuk ditunjukkan kepada siswa dan menghimbau siswa agar berhati-hati apabila menemukan atau diberi obat-obatan yang terdapat pada contoh tersebut. Selanjutnya adalah narasumber dari Pondok Rehabilitasi Elkana, Boni Yogi Rusdi Nainggolan yang menyampaikan bahwa adiksi (kecanduan) merupakan penyakit yang menyerang sistem kerja otak. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan tapi dapat ditekan kekambuhannya. Tidak ada seorangpun yang menginginkan menjadi pecandu. Maka jangan jauhi seorang pecandu, mereka membutuhkan dukungan agar dapat pulih dari narkoba.