Wonosari (14/8) – Gerakan Pramuka diperkenalkan ke seluruh penjuru Republik Indonesia pada tanggal 14 Agustus1961, sehingga sudah 59 tahun gerakan ini sangat mewarnai perjalanan negera Indonesia ini yang pada tanggal 17 Agustus 2020 yang akan datang akan tepat berusia 75 tahun. Tema peringatan Hari Pramuka tahun 2020 ini adalah “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu dalam Penanggulangan Covid-19 dan Bela Negara”.
Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-59 di Kabupaten Gunungkidul karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul secara sederhana diadakan tidak di lapangan terbuka tetapi di Bangsal Sewoko Projo dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Gunungkidul mewakili Bupati selaku Ketua Majelis Pembina Cabang beserta segenap anggota dan undangan lainnya dalam jumlah terbatas dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19.
Dalam sambutan Ketua Kwarnas yang dibacakan DR. H. Immawan Wahyudi, MH selaku pembina upacara ditekankan kepada Gerakan Pramuka, bahwa sejalan dengan Kode Kehormatan Gerakan Pramuka Dwi Satya, Tri Satya, dan Dwi Darma serta Dasa Darma Pramuka ditekankan : ‘Pramuka agar dapat menolong sesama hidup serta ikut membangun masyarakat’. Kegiatan Bakti Sosial yang dilakukan para Pramuka merupakan bagian dari pendidikan karakter, untuk menumbuhkan kaum muda yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hokum, disiplin, peduli, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga serta membangun NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam rangkaian upacara ini juga dilakukan penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada 25 orang atas kerja dan pengabdiannya dalam memajukan Gerakan Pramuka di Gunungkidul.