Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial Tahun 2020

Wonosari (8/18) Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul pada tanggal 18 Agustus 2020. Rapat ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan membahas isu-isu terhangat di Kabupaten Gunungkidul.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Drs. Sigit Purwanto yang menyampaikan adanya penambahan kasus konfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Gunungkidul paling banyak terjadi pada tanggal 15 Agustus 2020 sebanyak 25 orang sehingga total menjadi 153 orang. Sejumlah 21 orang di antaranya berasal dari tenaga kesehatan yang melakukan uji swab massal. Selain informasi adanya penambahan kasus konfirmasi positif, juga diinformasikan adanya Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 68 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Protokol Kesehatan Pencegahan Corona Virus Disease 2019 yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat yang aman, sehat dan produktif serta memutus rantai penularan Covid 19, penguatan sistem pelayanan kesehatan, kesiapan dan kepatuhan seluruh unsur publik terhadap protokol kesehatan. Drs. Sigit Purwanto juga berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan. Selanjutnya Kepala Bidang Bina Ideologi dan Ketahanan Nasional, Irma M. Rahayu, S.STP menyampaikan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul saat ini berada pada tahapan rekapitulasi verifikasi faktual perbaikan di tingkat kapanewon yang perlu mewaspadai adanya kerawanan potensi konflik.perlu diwaspadai karena mungkin ada kerawanan potensi konflik. Selain itu, uji coba pembukaan objek wisata juga telah ramai dikunjungi oleh wisatawan. Hasil pemantauan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul bahwa masih ada pengunjung yang belum mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker dan tidak cuci tangan saat sampai di objek wisata, sehingga Dinas Pariwisata terus berupaya melakukan sosialiasi dan pendampingan terhadap kepatuhan protokol kesehatan.

Meghadapi musim kemarau, BPBD Kabupaten Gunungkidul telah memetakan 15 kapanewon rawan kekeringan. Untuk saat ini telah dilakukan bantuan dropping air ke 4 kapanewon. Selain itu dalam menghadapi Covid 19, BPBD juga melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan, penanganan darurat kebencanaan berupa evakuasi, pertolongan pertama korban bencana dan asesmen kerugian, serta bantuan pemakaman dan pemulasaraan jenazah yang dilaksanaan dengan kerja sama antara TRC, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Bantuan pemakaman dan pemulasaraan ini telah dilaksanakan sebanyak 112 pemakaman dan 14 pemulasaraan.

Previous Upacara Peringatan HUT ke-75 RI

Leave Your Comment