Ngawen (9/8), Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan upaya pembinaan dan sosialisasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kegiatan Sosialisasi dilaksanakan di Balai Kalurahan Tancep Kapanewon Ngawen. Hadir dalam kegiatan Kepala Sub Koordinator Kewaspadaan Dini Badan Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul Yulia Tri Wibawati, S.IP.,MPA., dan narasumber AKP Mujiman Kasat Binmas Polres Gunungkidul, Feri Harjanti, S.Kep., dari Institusi Pondok Pemulihan Elkana.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan sambutan dari Bapak Yudiyanto selaku Lurah Kalurahan Tancep. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih sudah dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba di Kalurahan Tancep. Dengan harapan adanya sosialisasi lebih mengerti akan bahaya narkotika. Saat ini dengan kemajuan teknologi khususnya dengan handphone banyak anak yang bisa mengakses berbagai situs dan gambar, komunikasi lewat handphone juga semakin mudah. Dengan handphone anak bisa memesan barang terlarang tersebut dengan mudah. Sambutan Kepala Sub Koordinator Kewaspadaan Dini Badan Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul Yulia Tri Wibawati, S.IP,MPA., harapan kami dalam sosialisasi P4GN yang dihadiri oleh dua narasumber yang berkompeten para undangan yang hadir dapat lebih memahami, dan bisa cerita tentang narkoba dengan warga yang belum berkesempatan menghadiri sosialisasi ini. Kalurahan Tancep berbatasan langsung dengan batas Kabupaten dan Provinsi, yang sangat rawan dengan penyelundupan narkoba. Maka dari itu kita harus mencegah melawan penyalahgunaan narkotika.
Dilanjutkan penyampaian materi dari Narasumber pertama AKP Mujiman. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa remaja sering menjumpai hal-hal baru yang membuat mereka sulit membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dan mana yang dilarang. Masa remaja adalah masa paling bahagia tetapi percayalah apabila terkena narkoba itu awal dari kehancuran segalanya. Khususnya di Kabupaten Gunungkidul banyak pengguna narkoba paling banyak yang digunakan adalah tembakau gorila dan pil Trihex atau THP atau biasa disebut dengan Pil Sapi. Dalam penggunaannya awal – awal di masukkan dalam rokok lama – lama penggunanya akan ketagihan. Maka dari itu mari kita perangi bahaya narkoba jangan sampai anak remaja terjerumus dalam dunia gelap narkoba. Penyampaian materi yang kedua Feri Harjanti, S.Kep., dalam materinya menyampaikan dampak umum penggunaan narkoba berupa fisik, emosional, sosial, intelektual, spiritual, lingkungan, pekerjaan (finansial). Pecandu adalah orang yang menggunakan atau menyalahgunakan NAPZA dan dalam keadaan ketergantungan pada NAPZA baik secara fisik maupun psikis sedangkan Korban Penyalahgunaan NAPZA adalah seseorang yang tidak sengaja menggunakan NAPZA karena dibujuk, diperdaya, ditipu, dipaksa, dan/atau diancam untuk menggunakan NAPZA. Kegiatan lainnya yang sangat berpengaruh dalam kesembuhan pengguna adalah dukungan dari keluarga, dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.