Girisubo (11/10) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan di Kalurahan Pucung Kapanewon Girisubo. Kegiatan dihadiri oleh 50 peserta dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda. Turut hadir dalam kegiatan dua narasumber yang pertama analis kebijakan ahli muda/sub koordinator Subbid Kewaspadaan dini Badan Kesbangpol Kab. Gunungkidul Yulia Tri Wibawati, S.IP., MPA dan Danramil 09/ Rongkop Kapt Inf Joko Santoso.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan membacakan teks Pancasila oleh Lurah Pucung diikuti semua peserta. Estu Dwiyono, S.Pd selaku Lurah Pucung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Kab. Gunungkidul atas terselenggarannya kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan. Harapan dengan adanya kegiatan ini materi yang disampaikan narasumber dapat diterima peserta. Sampai dengan saat ini warga Kalurahan Pucung aman terkendali masih tetap menjaga gotong royong sebagai wujud rasa persatuan dan kesatuan sesama warga Pucung. Selanjutnya sambutan oleh analis kebijakan ahli muda/sub koordinator Subbid Kewaspadaan dini Badan Kesbangpol Kab. Gunungkidul Yulia Tri Wibawati, SIP, MPA. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada Kalurahan Pucung sudah memfasilitasi kegiatan dan peserta pembinaan wawasan kebangsaan yang sudah hadir. Pembinaan wawasan kebangsaan di Kalurahan Pucung salah satu usulan kegiatan di musyawarah perencanaan pembangunan tahun 2021 untuk dilaksanakan tahun 2022. Semoga dengan adanya pembinaan wawasan kebangsaan dapat menambah pemahaman bagi peserta dan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dilanjutkan penyampaian materi pertama oleh Yulia Tri Wibawati, S.IP., MPA selaku analis kebijakan ahli muda/sub koordinator Subbid Kewaspadaan dini Badan Kesbangpol Kab. Gunungkidul. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan salah satu upaya penyegaran kembali terhadap empat pilar kebangsaan yaitu bagaimana kita paham dengan Pancasila, paham dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, paham dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan paham terhadap Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar ini adalah satu kesatuan dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan bersatu. Terakhir penyampaian materi dari Danramil 09/ Rongkop Kapt Inf Joko Santoso. Dalam materinya beliau menyampaikan pengertian Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalani kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Sikap menumbuhkan cinta tanah air salah satunya dengan melestarikan budaya daerah. Di era modern saat ini wawasan kebangsaan sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan Ideologi Pancasila. Karena hal-hal negatif yang dapat merusak Ideologi Pancasila sangatlah mudah masuk di kalangan kita khususnya remaja. Salah satunya banyak kalangan remaja menerima berita yang belum tentu kebenarannya. Acara diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.