Ponjong (21/10) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Balai Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, pada Senin (21/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Gunungkidul, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Korwil BIN Gunungkidul, Lurah Bedoyo, serta para tokoh agama, tokoh perempuan, masyarakat, dan pengurus ormas di wilayah Kalurahan Bedoyo.
Dalam sambutannya, Lurah Bedoyo, Sulardi, S.Pd., M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Bakesbangpol dan seluruh narasumber. Semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman serta arahan yang bermanfaat bagi masyarakat dalam berorganisasi. Kondisi wilayah Bedoyo selama ini aman, tenteram, dan damai, dan beliau berharap suasana ini terus terjaga
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ormas merupakan program yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Tugas utama Bakesbangpol adalah memfasilitasi kerukunan masyarakat, menanamkan wawasan kebangsaan, melakukan deteksi dini potensi konflik, serta mendorong semangat gotong royong sebagai modal sosial dalam menjaga persatuan dan ketenteraman masyarakat,” jelasnya.
Beliau juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan di Kalurahan Bedoyo untuk terus memperkuat sinergi dan partisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kerukunan dan kebersamaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan ini juga menghadirkan dua narasumber utama.
Pertama, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Agung Sugiharto, S.Kom., S.H., yang memaparkan tugas dan wewenang kejaksaan dalam bidang hukum, baik pidana maupun perdata. Ia menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga ketertiban dan mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
Narasumber kedua, Simpul Oktaviyanto, S.H., M.H. dari Badan Intelijen Negara (BIN), menyampaikan materi mengenai peran BIN dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah melalui pendekatan intelijen berbasis komunitas.
“BIN berperan aktif menjaga keamanan dan ketahanan wilayah dengan mengedepankan pendekatan komunitas, sinergi dengan tokoh adat, agama, pemuda, serta edukasi literasi digital dan keamanan media. Pendekatan berbasis budaya lokal menjadi kunci penting dalam membangun kontra narasi dan menjaga harmoni masyarakat,” terangnya.
Kegiatan pembinaan ormas ini berlangsung dengan lancar dan interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan ormas di wilayah Kalurahan Bedoyo semakin solid, berdaya, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.