Girisubo (22/02) Penyuluhan P4GN yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di Kecamatan Girisubo. Peserta terdiri dari karang taruna, tokoh wanita, tokoh masyarakat dan perangkat desa yang berjumlah 50 peserta. Turut hadir dalam pembinaan ini adalah DR. Drs. Immawan Wahyudi, MH, Ketua BNK Gunungkidul, Iptu Enny Nur Widhiastuti dari Polres Gunungkidul dan Wiwik Nur Widyastuti Fajarningsih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul sebagai narasumber.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Girisubo, Agus Riyanto, S.IP, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa untuk mencegah adanya peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan penyuluhan terutama di daerah pinggiran dan perbatasan. “Pembinaan ini menghadirkan karang taruna yang masih muda-muda. Sehingga generasi muda bisa terhindar dari penyalahgunaan narkoba”. Selanjutnya disampaikan materi oleh narasumber dari BNK Gunungkidul, DR. Drs. Immawan Wahyudi, MH. Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta hal-hal yang dapat memabukkan. Narasumber selanjutnya adalah dari Polres Gunungkidul yaitu Iptu Enny Nur Widhiastuti. Beliau menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba terutama untuk generasi muda. “Generasi muda yang merupakan penerus bangsa jangan sampai rusak hanya karena sebutir pil”.
Narasumber selanjutnya adalah Wiwik Nur Widyastuti Fajarningsih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul yang menyampaikan tentang jenis-jenis narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya. Selain itu, beliau juga menyampaikan tentang dampak dari penggunaan narkoba untuk kesehatan kita. Beliau juga menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjalankan gaya hidup sehat dan tidak merokok. Merokok merupakan awal mula seseorang mengkonsumsi narkoba.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta menyampaikan harapannya agar penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba ini dilakukan tidak hanya di tingkat kecamatan, namun dapat menyentuh lapisan masyarakat lebih bawah , yaitu di tingkat desa.
Pembinaan ini bertujuan untuk mengenalkan serta mendeteksi secara dini adanya penyalahgunaan narkoba. Sehingga masyarakat dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan setelah pembinaan ini, warga dapat mengajak masyarakat lain untuk senantiasa menghindari narkoba.