Pembinaan Wawasan Kebangsaan Untuk Generasi Muda

Wonosari (19-20/09/2018) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan generasi muda bagi pelajar SMA dan SMK. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis (19-20/09/2018) yang bertempat di kompleks KODIM 0730 Gunungkidul dan diikuti oleh 100 peserta. Peserta yang merupakan pelajar tersebut berasal dari 10 sekolah, yaitu SMA N 1 Wonosari, SMA N 2 Wonosari, SMK N 1 Wonosari, SMK N 2 wonosari, SMK N 3 Wonosari, SMK Muhammadiyah Wonosari, MAN 1 Gunungkidul, SMA N 1 Semanu, SMA N 1 Karangmojo, dan SMA Dominikus.

Acara ini dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Drs. Wahyu Nugroho, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengharapkan agar peserta dapat mengikuti setiap kegiatan demi kegiatan dengan baik. Pada hari pertama peserta melakukan diskusi kelompok yang sebelumnya telah diberikan materi oleh narasumber. Narasumber pada pembinaan ini adalah Kapten Chb. Wahyudi (KODIM 0730 Gunungkidul) dan Andang Nugroho (KPU Gunungkidul). Setelah penyampaian materi selesai, peserta dibagi menjadi 10 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 9 orang yang berasal dari sekolah yang berbeda. Setiap kelompok diberi materi untuk dijadikan bahan diskusi untuk kemudian dipresentasikan dan ditanggapi oleh kelompok lain. Materi diskusi untuk masing-masing kelompok adalah 1. peran pelajar dalam mengisi kemerdekaan, 2. peran pelajar dalam masyarakat, 3. peran pelajar dalam memupuk rasa persatuan dan kesatuan, 4. peran pelajar dalam memupuk rasa cinta tanah air, 5. peran pelajar dalam menyikapi globalisasi dan perkembangan teknologi, 6. peran pelajar dalam elestarikan kebudayaan dan kearifan lokal,        7.peran pelajar dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, 8. peran pelajar dalam memelihara nilai-nilai kebangsaan dan bela Negara, 9. peran pelajar dalam mensukseskan demokrasi, dan  10. peran pelajar dalam menangkal radikalisme dan terorisme. Diskusi ini dipandu oleh Kasubbid Ketahanan Nasional, Irma M. Rahayu, SSTP dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul. Diskusi berjalan dengan seru, para peserta saling memberikan tanggapan dan sanggahan atas masing-masing hasil diskusi.

Sedangkan untuk hari kedua, peserta diajak untuk outbond yang dipandu oleh instruktur dari KODIM 0730 Gunungkidul. Peserta diajarkan untuk saling kerjasama, tolong menolong, dan toleransi antar teman. Diakhir kegiatan outbond siswa menyampaikan kesan-kesannya selama menjalani kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan untuk generasi muda ini. Siswa merasa senang karena dapat mengenal teman dari lain sekolah, belajar kerjasama untuk mencapai tujuan, serta dapat menambah pengetahuan seputar wawasan kebangsaan.

Setelah pembinaan, diharapkan siswa dapat menerapkan ilmu yang didapat dari pembinaan ini. Sehingga dapat “ditularkan” kepada teman-temannya di sekolah.

 

Previous PENYULUHAN P4GN DI DESA NGLANGGERAN KECAMATAN PATUK

Leave Your Comment