Wonosari (18/12), Rapat Koordinasi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gunungkidul yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul dihadiri oleh OPD yang tergabung dalam anggota BNK Gunungkidul sejumlah 35 orang. Anggota tersebut antara lain adalah Dinas Sosial, Dinas Perindag, Dinas Kesehatan, Satpol PP, SAN Gunungkidul, RSUD Wonosari, DP3AKBPMD, IPWL Galilea Elkana, Bagian Kesra, Dinas dikpora, dan TP PKK Kabupaten Gunungkidul.
Acara dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Drs. Wahyu Nugroho, M.Si. dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba. Sehingga dihimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk membantu memberantas peredaran narkoba.
Selanjutnya pemaparan dari Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Gunungkidul, AKP Triwibawa, SH. Beliau menyampaikan bahwa narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Kasus yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul tercatat ada 42 kasus selama tahun 2018. Hal ini mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang tercatat ada 20 kasus. Dari kasus yang tercacat tersebut merupakan pengguna dan penyalahguna yang tidak signifikan tetapi telah memenuhi unsur pidana. Adapun sebaran dari peredaran gelap narkoba ini ada di Kecamatan Ngawen, Kecamatan Ponjong, Kecamatan Panggang, Kecamatan Girisubo, Kecamatan Semin, Kecamatan patuk, Kecamatan Paliyan, Kecamatan Gedangsari, Kecamatan Semanu, Kecamatan Wonosari, Kecamatan Karangmojo, dan Kecamatan Nglipar.
Turut memberikan pemaparan adalah dari IPWL Galilea Elkana, Ferry Harjanti yang merupakan konselor adiksi. Beliau menjelaskan tentang sejarah berdirinya IPWL Galilea Elkana serta bagaimana tugas dan kewenangan IPWL Galilea Elkana dalam menangani penyalahguna narkoba.
Selanjutnya masing-masing OPD menyampaikan kegiatan-kegiatan yang ada di masing-masing OPD yang dapat disinergikan dengan program BNK Gunungkidul. Salah satunya dari Dinas Dikpora yang telah memiliki Satgas Anti Narkoba yang tiap tahunnya ada 10 orang dikirim ke DIY kemudian masing-masing satgas mengajak 10 orang lagi untuk menjadi anggota. Diharapkan masing-masing OPD dapat bersinergi dengan BNK Gunungkidul dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba.