PEMBINAAN WAWASAN KEBANGSAAN DI KALURAHAN KEMEJING KAPANEWON SEMIN

Kemejing (24/3) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan di Kalurahan Kemejing Kapanewon Semin pada hari Kamis, 24 Maret 2022. Pembinaan diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur lembaga Badan Musyawarah Kalurahan Kemejing, LPMK, Tokoh Wanita, RT/RW, Linmas dan Pamong Kalurahan Kemejing. Turut hadir dalam kegiatan Plh. Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Guntur Triyono, SH., MH, serta Kapten Inf. Sunardi, Pjs Kepala Staf KODIM 0730 Gunungkidul sebagai narasumber.

Sambutan disampaikan oleh Ulu-ulu Kalurahan Kemejing, Robert yang menyampaikan terimakasih kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul atas terselenggaranya kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan. Ia juga berpesan kepada peserta yang hadir agar dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat. Selanjutnya, sambutan oleh Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Semin, Sunyoto yang mengajak warga masyarakat Kalurahan Kemejing untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi masih berlangsung. Sambutan sekaligus arahan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, S.Sos., MH bahwa kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan ini merupakan rangkaian kegiatan dari Forkopimda Menyapa. Dimana kegiatan ini dikemas dalam pembinaan serta sosialisasi untuk mendekatkan para pimpinan daerah dengan masyarakat.

Narasumber pertama adalah Guntur Triyono, SH., MH selaku Plh. Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul dalam paparannya menyampaikan tugas dan wewenang Kejaksaan Republik Indonesia. Tugas Jaksa sebagai Pengacara Negara adalah bertindak sebagai mediator dan fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan. Beliau juga menyampaikan bahwa setiap kalurahan akan difasilitasi konsultasi gratis dan pendampingan hukum oleh Kejaksaan Negeri.

Narasumber selanjutnya adalah Kapten Inf. Sunardi, Pjs. Kepala Staf KODIM 0730 Gunungkidul yang mengajak warga Kemejing untuk menjauhi kejahatan yang akan menjadikan perpecahan di masyarakat. Beliau juga berpesan agar masyarakat dapat mewujudkan sikap bela negara dengan cara: menumbuhkan rasa cinta tanah air; menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara; menumbuhkan keyakinan akan Pancasila sebagai ideologi negara; menumbuhkan rasa rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara; serta kemampuan awal bela negara.

Previous KEGIATAN BERSAMA DENGAN TIM PENDATAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN

Leave Your Comment