Wonosari, (29/05/18) Bertempat di Rumah makan Sego Abang Gunungkidul Dusun Siraman Kec. Wonosari Kab. Gunungkidul dilaksanakan kegiatan Sarasehan Kebangkitan Nasional yang di selenggarakan oleh Badan Kesbangpol Gunungkidul berkerjasama dengan KNPI Gunungkidul.
Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul Dr. H. Immawan Wahyudi, S.H M.H, Kapolres AKBP Ahmad Fuady, S.H, S.I.K, M.H di wakilkan Kasat Intelkam AKP Rahmad Yulianto, S.H, M.Si, Kepala Bidang Politik dan Ormas Badan Kesbangpol, MH. Arkham Mashudi, S.STP, ketua KNPI Gunungkidul Heri Santoso, S.Pd, Ketua Majelis Pemuda Indonesia, Agus Mantara beserta anggota organisasi kepemudaan yang berjumlah 60 orang.
Ketua DPD KNPI Gunungkidul Heri Santoso, S.Pd menyampaikan kegiatan ini mengambil momentum Kebangkitan Nasional ke-110 sebagai pemersatu bangsa berdirinya Boedi Uetomo, organisasi pertama di Indonesia. Sarasehan ini dilaksanakan dengan Narasumber Wakil Bupati dan kasat intelkam Polres Gunungkidul untuk memberikan Pembekalan kepada generasi muda Gunungkidul.
Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H menyatakan bahwa generasi muda harus mampu meneladani semangat para pejuang Nasional pendiri Boedi Oetomo. Saat ini di era Kebangkitan Nasional yang ke-110 masih terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan semangat Kebangkitan Nasional dan reformasi. Adanya KKN, politik transaksional, liberalisme, radikalisme dan hedonisme, menuntut anak muda untuk bersikap danberfikir secara mendalam jangan setengah-setengah dengan akal sehat, jiwa sosial dan guyub rukun. Guyup rukun di Gunungkidul ini sudah ada sejak dahulu sebagai modal kita dalam pembangunan bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Politik.
Kasat Intelkam, AKP Rahmad Yulianto, S.H, M.Si menyampaikan bahwa dewasa ini ancaman terhadap bangsa Indonesia lebih banyak bersifat non militer dan pelakunya bisa dari dalam negeri atau luar negeri seperti terorisme, narkoba dan lain-lain. Perkembangan teknologi informasi juga memiliki peran dalam acaman terhadap masyarakat. Perkembangan teknologi yang semakin maju memiliki dampak positif maupun negatif, untuk itu masyarakat terutama generasi muda harus pandai dalam menggunakaannya, bijak dalam memilih dan menyikapi perkembangan teknologi.
Kegiatan ini diharapkan mampu memupuk rasa nasionalisme para pemuda di Gunungkidul, proaktif dalam kegiatan wawasan kebangsaan dan nasionalisme untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.